jika malam mulai nampak dengan bulannya
dapat terang dan aku tersenyum
namun saat malam takkan nampak dengan bulannya
mulai terasa rindu menusuk sangat dalam
semakin besar terasa
dan membentuk sebuah bongkahan
tetap kokoh tanpa ada yang meruntuhkan
begitu sakit saat debunya terhirup
saat senandung lagu cinta teralun
bermain dengan bongkahan rindu
hingga menemukan pemiliknya
dan dapat merobohkan dinding kerinduan
begitu mudah terbentuk
namun sulit untuk diruntuhkan
itulah bongkah kerinduan...
No comments:
Post a Comment